Aplikasi SIM Sekolah Digital - SISKO CLOUDAplikasi SIM Sekolah Digital - SISKO CLOUD
  • Features
  • Pembayaran SPP
  • Blog
  • News
  • Training
  • Helpdesk
  • Register

Dari Atasan Menjadi Rekan: Cerita Bu Ratri yang Mengubah Cara Bicara, Mengubah Segalanya

Juli 29, 2025KCA Academy

Saat pertama kali dilantik sebagai kepala sekolah di SD Tunas Bhakti, Bu Ratri datang dengan semangat membara dan rencana besar. Visi digitalisasi sekolah, target kenaikan akreditasi, bahkan rencana penggunaan sistem informasi sekolah dari Kamadeva, semua sudah disiapkan dengan rapi. Tapi satu bulan berlalu, dan kenyataan memukulnya keras.

Rapat berjalan kaku. Guru-guru hanya mengangguk tanpa komentar. Beberapa mulai menghindar. Bahkan Pak Darto—guru senior yang biasanya paling vokal—mendadak jadi pendiam. Hati kecil Bu Ratri mulai bertanya: “Apa yang salah?”

Hingga suatu siang, ia melihat Bu Santi—guru kelas 2—duduk di bangku taman, menatap layar laptopnya yang eror karena kesulitan login ke aplikasi sekolah terintegrasi. Ketika Bu Ratri mendekat, Bu Santi hanya tersenyum kaku, “Maaf Bu, saya belum bisa ikut ritmenya. Takut malah menghambat.”

Hari itu, Bu Ratri menangkap sesuatu yang belum pernah ia sadari sebelumnya. Ia telah bicara terlalu banyak… dan mendengarkan terlalu sedikit.

Malamnya, Bu Ratri membaca ulang jurnal yang dulu hanya ia kutip saat membuat program: The Paradoxical Relationship between Principals’ Transformational Leadership Styles and Teachers’ Motivation (Adarkwah & Zeyuan, 2020). Dan di sanalah ia temukan jawaban: gaya komunikasi pemimpin yang terlalu menuntut bisa jadi malah menurunkan motivasi guru.

Transformational leadership bukan tentang banyak bicara soal visi, tapi tentang membangun rasa memiliki bersama. Visioning, Decision Making, dan Stakeholder Collaboration yang dimaksud bukanlah strategi papan tulis, melainkan percakapan hati ke hati.

Keesokan harinya, rapat bulanan berubah format. Alih-alih memimpin dengan proyektor, Bu Ratri duduk melingkar bersama para guru. Ia mulai dengan satu kalimat:
“Selama ini saya banyak bicara. Sekarang, saya ingin banyak mendengar. Menurut kalian, apa yang paling membuat pekerjaan kita berat… dan apa yang bisa saya bantu?”

Satu per satu guru mulai bicara. Tentang kekhawatiran, ketidaksiapan digital, dan kebutuhan pelatihan ulang untuk administrasi sekolah online. Tentang bagaimana mereka ingin dilibatkan dari awal, bukan diberi perintah di akhir.

Sejak hari itu, suasana di sekolah berubah. Bu Ratri mengajak guru merancang bersama penerapan software sekolah 4.0, memastikan semua mendapatkan pelatihan yang sesuai kemampuan. Bahkan guru-guru ikut mengembangkan konsep manajemen sekolah digital dan menciptakan kurikulum kolaboratif.

Yang paling mengejutkan? Pak Darto kembali aktif. Ia bahkan menjadi mentor digital bagi guru-guru muda. “Baru kali ini saya merasa jadi bagian dari perubahan, bukan sekadar objeknya,” ujarnya.

Kini, SD Tunas Bhakti dikenal sebagai sekolah inklusif digital pertama di kecamatannya. Dan semua berawal dari keberanian Bu Ratri mengubah cara bicara—dari seorang atasan… menjadi rekan sejati.

Bu Ratri membuktikan: komunikasi yang tulus bisa mengubah sistem. Dan dengan dukungan platform seperti sekolah gratis dan tools dari Kamadeva, digitalisasi pendidikan bukan lagi impian, melainkan kenyataan yang dibangun bersama.

Previous post PPATK Klarifikasi Isu Pemblokiran Rekening ‘Nganggur’: Tak Serta-Merta, Harus Terindikasi Cuci Uang Next post 💡 Di Tengah Krisis, School CEO Harus Jadi Wirausahawan Sosial Sekolah

Related Articles

Capek Sama Kerjaan Sekolah yang Nggak Kelar-Kelar? Mungkin Saatnya Berubah, Bukan Kabur

April 15, 2025KCA Academy

Fitur SISKO Lainnya

Februari 5, 2018Administrator

Visioning School: Saatnya Kepala Sekolah Menjadi Arsitek Masa Depan, Bukan Tukang Administrasi

Juli 2, 2025KCA Academy

Ingat Sekolah Ingat SISKO


Whatsapp

Whatsapp

0888 0611 7755



Phone

Phone

0888 0611 7755



Email

Email

[email protected]

 

 

 

Media Sosial

Email
Facebook
Twitter
LinkedIn
YouTube
Instagram

News dan Blog

  • Sekolah Tanpa Sistem Informasi Digital? Ini Alasannya Bisa Jadi Bencana!
  • Ssst… Ini 3 Pelajaran Finansial Penting yang Sekolah Tidak Ajarkan
  • Kamu Belajar Gimana? Kenali Gaya Belajar Visual, Auditori, atau Kinestetik & Praktikkan di Kelas!
  • Capek Drama Tumpukan Berkas? Inilah Alasan Kepala Sekolah Harus Segera Tinggalkan Buku Manual!
  • Hentikan Pengelolaan Sekolah dengan Tebakan! Ini Solusi Cerdas untuk Keputusan Tepat
  • Teknologi Bisa Menghancurkan Masa Depan Anak Kita? Orang Tua Wajib Baca Ini!
  • Generasi Digital Butuh Karakter Baru: Kamadeva Dorong Sekolah Ajarkan Literasi Digital dan Keterampilan Data
© 2004-2026 All rights reserved. SISKO by Kamadeva.